Jumat, 16 November 2012

Jangan Pernah Berubah


Hati ini rasanya hujan sederas-derasnya ketika melihat sikapnya yang begitu dingin padaku, bukan ini yang ku inginkan dari perpisahan. Aku tidak perduli status kami yang sudah tidak berpacaran lagi, aku hanya ingin menjaga tali silaturahmi ini dengannya walaupun sebenarnya aku masih mencintainya tapi aku berusaha untuk sabar dan ikhlas meneriam kepergiannya, tapi aku tak ingin melihat sikapnya yang begitu dingin padaku, ku rindu ifah yang dulu, yang selalu care serta penuh tawa dengan ku namun kini semua telah hilang darinya, tak pernah lagi ku lihat tawanya untukku, aku tahu dia telah melupakanku seutuhnya sehingga mungkin itu yang menyebabkan dia dingin kepadaku. 

Ya..Allah, Engkau telah mengambil ifah dari ku, Engkau telah mengambil cinta kami, namun ku berusaha sabar dan yakin bahwa Engkau memiliki rencana yang terbaik untuk ku, tapi ya Allah, ku ingin kau tetap menjaga keakraban kami Cuma itu yang hamba butuh kan sekarang, hamba tidak mengharap cintanya lagi karena itu mustahil, hamba juga tidak berharap dia kembali kepada hamba karena itu juga mustahil. Cuma keakraban itu yang hamba harapkan sekarang, karena itulah satu-satunya yang bisa membuat hamba tenang.

selengkapnya......

Kembali Padaku...



Lambang cinta takkan pernah sempurna tanpa tangan kita,,
Kata-kata itu yang selalu terbayang ketika melihat foto ini, 

salahkah aku yang terlalu mencintaimu? 
salahkah aku yang terus berharap kau kembali padaku? 
aku bingung mengapa hingga detik ini masih tetap mencintaimu sepenuh hatiku, padahal kini kau telah pergi jauh dariku, sudah cukup ku berusaha untuk membuang semuanya namun seakan cinta ini tidak mau pergi.


Aku masih sayaaaaaaaaaaaank ikam ifah, 
Aku masih cinta ikaaaaaaaaam, kenapa ikam tega pergi meninggalkan ku disaat ku begitu mencintai mu,

kembali padaku sayank mari kembali kesini, aku menunggu mu disini, kita benahi semuanya, kita ubah semuanya mulai dari awal lagi, kita lanjutkan rencana kita, angan-angan kita, kenangan kita yang indah, semuanya. Ku harap kau disana mendengar teriakan hatiku.

 


selengkapnya......

Kamis, 15 November 2012

SheSya mahabbah...


STAIN Samarinda merupakan kampus tercinta ku, disanalah aku meraih gelar sarjana ku, dan disana pulalah ku menemukan dia, Nur Khalifah. Yaaa…dia adalah pacar ku yang telah pergi dari ku, aku masih menganggapnya seorang pacar walaupun mungkin dia tidak, terdengar naïf sekali sih tapi entah kenapa aku begitu sulit untuk melepasnya, mungkin karena aku sudah begitu mencintainya, walaupun hubungan kami hanya bertahan setahun lebih, tapi dia sudah memenuhi memori dalam pikiran ku.
Awal perkenalan kami bermula ketika ku semester 3, aku dan
ifah (nama panggilannya) sama-sama dari jurusan Tarbiyah prodi Pendidikan Bahasa Inggris namun local yang berbeda. Siang itu setelah mata kuliah pertama selesai, aku dan teman-teman ku biasanya duduk sambil mengobrol di kursi taman depan local kami, biasanya ketika kami berkumpul, semua prodi pasti ada, mulai dari prodi bahasa Inggris, Agama islam, Kependidikan islam, bahasa Arab bahkan terkadang teman-teman dari jurusan syariah dan dakwah juga ada, yaa…kami satu angkatan 2008 memang terkenal angkatan yang rame karena waktu awal masuk kuliah kami sempat diasramakan selama 6 bulan dan dari sanalah kami memulai keakraban sampai sekarang. Kembali keawal perkenalan ku dengan ifah, ketika asik bercengkrama dengan teman-teman, tiba-tiba seorang teman ku, ferdy, menepuk pundak ku dan berkata “Lam, coba kamu liat keatas” sambil menunujuk kearah local bahasa inggris yang lain, aku pun melihat lantai atas “kamu liatkan cewek yang pakai kacamata itu?” ucap ferdy, “iya ku liat, kenapa emang?”sahutku, “cantik engga?” ucap ferdy, “iya cantik, dagunya mirip guru zaini, kamu suka kah?”, “iya lam q suka Cuma ku sudah punya pacar,,” ucap ferdy sambil mengerutkan wajahnya, dan itu lah sepenggal pembicaraan yang mempertemukan ku dengan bidadari ku. Singkat cerita mulai saat itulah ku awal melihat ifah, awalnya ku tidak begitu tertarik dan ku anggap Cuma obrolan singkat kami yang biasa, tapi setelahnya tiap kali aku dan ferdy berdua, lalu melihat ifah, ferdy pasti membicarakan dia, dia selalu mengatakan “Ya Allah sungguh beruntung laki-laki yang mendapatkan kecantikannya” sudah pasti mengenai kecantikannya. Ferdy menyuruh ku untuk mendekati ifah, karena kebetulan saat itu aku masih belum mempunyai pacar, awalnya aku tidak begitu menanggapi omongan ferdy tapi ketika salah satu mata kuliah yang mengharuskan kami untuk menggabungkan local ku dan local ifah, disitulah aku mulai memperhatikan ifah saat itu dia memakai jilbab warna putih terlihat begitu cantik, dalam bathin ku berkata “Subhanallah, cantiknya cewek ini, tidak salah ferdy suka dengannya” akhirnya ku coba bertanya kepada temanku tentang namanya dan aku pun tahu kalau namanya Nur Khalifah. Setelah hari itu aku pun makin sering memperhatikannya, tiap istirahat aku sengaja duduk di depan local hanya untuk melihat dia keluar local membawa senyum indahnya itu dan makin hari aku merasa benar-benar jatuh cinta padanya. Sekitar sebulan aku memperhatikannya secara diam-diam aku pun mulai memberanikan diri untuk meminta nomer handphone nya, tentunya melalui teman selokalnya, karena aku masih kurang percaya diri untuk meminta langsung padanya. Setelah ku mendapatkan nomer handphonenya ku beranikan diri untuk mengirim sms padanya, aku masih ingat sms pertama yang kukirim padanya isinya “mlikum, benerkah ini nomer khalifah?” setelah ku kirim aku agak cemas karena tidak ada balasan yang ku terima namun setelah menunggu akhirnya masuklah sms berbunyi “iya, ini siapa?”, Akhirnya sejak saat itu mulailah aku berkenalan dan sering berkirim sms dengannya, yang membuat aku sungguh jatuh cinta padanya adalah karena senyumannya yang menurutku begitu cantik dan pas dengan raut wajahnya, serta kepribadiannya yang pendiam dan selalu tampil apa adanya, sungguh wanita yang sempurna fikirku.
Setelah kira-kira 2 minggu sudah kami berkenalan, aku dan 2 teman ku terpilih untuk pindah local ke local ifah karena disana jumlah laki-laki hanya 1 orang. Saat itu lah tiap hari ku bertemu dengan dia, tiap hari juga ku melihat kecantikan itu dan mulai bertumbuhanlah bibit cinta dalam hatiku. Setelah sekian lama memendam, rasa dalam hati ini rasanya sudah mulai memuncak, cinta yang ku rasakan dihati seakan berusaha keluar dalam diriku menuju ifah, akhirnya pada malam itu ketika kami sedang smsan, ku beranikan untuk mengungkapkan perasaan ku padanya, awalnya dia tidak percaya, karena aku menyatakannya lewat sms, kemudian ku coba menelponnya untuk mengungkapkan, disitulah aku pertama kali mendengar langsung suara manisnya, jujur saja selama aku pindah kelokalnya aku tidak pernah ngobrol dengannya karena aku malu, aku hanya berani memandangi wajahnya setiap kali dia presentasi didepan kelas. Setelah kunyatakan ditelpon ternyata dia tetap tidak percaya dan menyuruh ku untuk menyatakannya langsung dihadapannya, akhirnya keesokan harinya ku beranikan diri untuk mengajaknya keluar untuk makan, tanpa disangka dia menerima ajakan ku. Dan langsung saja ku mengajaknya jalan, awalnya aku bingung harus kemana karena aku tidak begitu mengetahui kuliner di Samarinda namun akhirnya kami tertuju ke Warung Bu Sum, salah satu rumah makan terkenal di Samarinda, Saat kami makan itulah ku ungkapkan semua perasaan ku padanya, ku ungkapkan tentang keindahan senyumnya, kecantikan wajahnya serta baik kepribadiannya yang membuat ku jatuh cinta padanya, oia sampai sekarang ku masih ingat ada kejadian lucu menurutku saat itu, jujur saja saat itu uang didompet ku hanya ada 90 ribu, saat itu aku makan ayam kampung goreng dan ifah makan ikan nila goreng, sudah pasti menu ini cukup mahal sekitar 40 ribu lebih per porsi dirumah makan itu, dalam bathin ku berkata “ mudahan cukup, hancur dunia persilatan kalau pertama ketemu masa dia yang nombokin” malu aku kalau mengingatnya tapi Alhamdulillah semuanya Cuma 80 ribu cukuplah uang ku, tersisa 10 ribu untuk beli bensin, haha….
Namun yang membuat aku kecewa adalah saat itu aku belum mendapatkan jawaban pasti darinya karena dia menganggap dia belum yakin dengan ku, tak apalah fikirku yang penting hati ini sudah lega dan tenang. 3 minggu ku dalam penantian dan sempat membuat ku pesimis karena ku fikir hasilnya nihil, dia tidak menerima ku. Namun setelah menunggu akhirnya dia mengajakku ketemuan didepan fotocopyan depan kampus kami, disitulah dia mengungkapkan kalau dia yakin padaku dan ingin menjalani hubungan dengan ku, saat itu rasanya surga dunia telah ku dapatkan, aku begitu bahagia karena dia mau menerimaku. Dan mulai hari itu aku menemukan kebahagiaan yang begitu indah kurasa, senyum manisnya, hidungnya yang pesek yang dihiasi dengan komedo, dagunya yang panjang serta tahi lalat yang membuat ku selalu ingin bertemu dengannya, serta aroma parfumnya yang selalu membuat ku kangen setiap kali dia pulang kampung. Masa-masa pacaran kami merupakan masa yang paling indah, tempat favorit kami buat pacaran adalah tepian sungai Mahakam, suasananya begitu romantic, apalagi ketika sore hari matahari terbenam, kami sering menhabiskan waktu berdua menikmati indahnya sun set, bisa dikatakan sungai Mahakam adalah saksi cinta kami berdua (Sedih jadinya :’( hehehe… ) saat itu rasanya tidak ada didunia ini yang merasa bahagia seperti aku, dan begitu mencintainya (ifah), saat-saat itulah aku meyakinkan dalam diriku bahwa ifah lah jodoh ku yang selama ini ku cari dan aku ingin hidup selamanya dengannya hingga tua nanti, dan sungai Mahakam saksinya.
Setelah sekitar 9 bulan kami berpacaran dan melalui hubungan yang begitu indah, mulailah sifat pencemburuan ku muncul, tepatnya ketika kami melaksanakan Kuliah Kerja Nyata yang memaksa kami untuk terpisah sekitar 2 bulan, sifat cemburu itu muncul karena aku mengetahui bahwa dalam kelompoknya ada seorang teman ku yang juga temannya sejak SMA menyukainya ditambah lagi dia sudah menyukai ifah sejak awal kami kuliah dan saat itu kami sudah semester 7 dan dia masih mencintainya dan begitu akrab dengan ifah, dan beberapa teman yang lain yang ku tahu juga suka pada ifah, tidak dapat dipungkiri bahwa khalifah salah seorang wanita tercantik dikelompok, berbagai fikiran khawatir ku bermunculan, ditambah lagi banyak teman ku mengirim Blackberry messenger kepadaku mengenai kabar yang membuat ku semakin cemburu. Ternyata sifat cemburuan ku ini terbawa sampai kami selesai KKN, setiap kali dia kumpul dengan teman-teman SMA nya aku selalu khawatir, kekhawatiran ku ini cukup beralasan, karena aku takut kehilangannya, dia sudah benar-benar mutiara bagiku yang tak boleh hilang bahkan nyawa ku pun siap ku pertaruhkan untuk menjaganya. Namun seandainya boleh berkata jujur tidak semua kecemburuan ku itu benar-benar cemburu dari hatiku, terkadang aku hanya main-main sekedar ingin melihat bagaiman reaksinya dan kesabarannya, kadang juga merupakan bagian dari kejutan yang ingin ku berikan padanya, seperti ketika ifah dan teman-teman SMAnya ingin mengadakan reuni, sebenarnya aku tidak marah dan cemburu ketika dia tidak mau jujur padaku karena ku percaya dengan alasannya, namun saat itu aku ingin menguji kesabarannya sejauh mana dia bisa sabar dengan ku, oleh karenanya ku tetap bersikap marah bahkan langsung pulang tanpa pamit dengannya sampai-sampai dia tidak mood katanya ( Maaf yh sayank…salah bob). Kejadian lain juga baru saja tidak lama terjadi, ketika itu seminggu sebelum kami putus kami sempat marahan, dan sekali lagi ini bukan marah yang sebenarnya pada ifah, saat itu aku berencana ingin memberikan kejutan saat hari ulang tahunnya, diawali dengan aku marah padanya gara-gara dia jalan dengan adik tingkatnya tanpa sepengetahuan ku (Ketika itu dia sedang mengurus Beasiswa) dan tidak akan menegurnya selama 1 minggu kemudian tepat ketika hari ulang tahunnya tanggal 10 November aku akan membawakan sepotong kue dan setangkai bunga kerumahnya, namun ternyata sehari sebelum dia ulang tahun malah aku yang mendapat kejutan darinya yaitu kata putus. Salah ku memang yang selalu membuat masalah dan masalah, maafkan bob yah beb. Itu beberapa kejadian yang sebenarnya salahku dan ada beberapa yang lainnya, tapi biarlah, semua sudah tejadi.
Sifat cemburu ini ternyata membawa dampak buruk dalam hubungan kami, sejak cemburu ini muncul sering kami mengalami masalah-masalah dan pasang surut dalam hubungan, tapi disamping itu kami juga semakin mencintai satu sama lain, khususnya diriku, ku begitu mencintanya karena ifah begitu sabar menghadapi ku yang masih seperti kekanak-kanakan, hingga tepat 1 tahun kami berhubungan kami bertekad untuk melangsungkan pernikahan 2 tahun kedepan, aku begitu bahagia ketika dia pernah mengirimkan padaku sebuah rekaman suaranya yang lembut yang dia mengatakan "ulun juga mau jadi istrinya om", saat itu 'ssssrrrrrr' seperti ada sesuatu yang merasuk kedalam jiwa ku yang membuat aku semakin yakin dan kuat untuk menguatkan cinta kami dalam ikatan pernikahan, mulai saat itu aku mulai untuk menabung sedikit demi sedikit untuk meminangnya. Sebenarnya aku ingin segera menikahinya setelah kami lulus dari kuliah, karena aku takut kehilangannya karena dia akan pulang kekampungnya dan akan terpisah dengan ku, namun ku mencoba bersabar karena dia berkata ingin bersama orang tuanya dahulu selama mereka masih ada, dan aku menghargai itu.
Namun rupanya rencana pernikahan kami tersebut belum mendapat restu dari Allah, karena sehari sebelum ulang tahunnya dia berkata ingin berpisah dengan ku, dengan berbagai alasan salah satunya karena sifat pecemburuan ku, Sudah ku mencoba untuk menahannya namun tekadnya sudah bulat ingin berpisah dengan ku, dan akhirnya kurelakanlah dia pergi membawa segala kenangan kami yang begitu indah dan menyisakan cinta yang begitu besar dihatiku yang sulit untuk ku menghilangkannya. Hanyalah penyesalan yang kini tersisa dihati ku karenatelah menyia-nyiakannya, seandainya waktu dapat diputar ku ingin kembali mengulang dan merubah segalanya, karena cintaku untuknya. Jauh dilubuk hatiku masih terukir namanya, jauh didasar jiwaku ifah masih kekasih ku.
Terimakasih buat semua kenangan kita sayank, buat semua cinta yang sudah kau berikan tulus untukku, meski aku tidak dapat memiliki mu seperti Adam memiliki Hawa, seperti Nabi Muhammad memiliki Siti Khadijah, seperti bulan memiliki malam, aku masih bersyukur karena telah diberikan kesempatan untuk menetap dihatimu walau sesaat, jaga dirimu, jaga cinta kita seperti video yang ku buat untukmu, jangan pernah melupakan Miftahussalam yang tulus mencintaimu apa adanya. Aku masih menunggumu disini untuk mu kembali karena ku melihat Tuhan didalam dirimu.

selengkapnya......

Selasa, 22 Februari 2011

Panasonic Scholarship for Indonesian Students in Japan from April 2011 to March 2014

The Panasonic Scholarship Program was established in 1998 in commemoration of the company’s 80th anniversary as a way for the company to express its appreciation to society. Its aim is to provide scholarship opportunities to privately financed students from Asian countries who wish to pursue a master’s course in Japan, to offer financial assistance to foster highly educated experts who can contribute to the development of their countries in the 21st century, and to promote mutual friendship between their home countries and Japan.

Eligibility
A privately financed student from Indonesia, who wishes to pursue a master’s course in Japan, should meet the following requirements:

Nationality:
Applicants must be citizens of Indonesia

Educational Background etc:
Applicants must be graduates or pending graduates of universities and have a distinguished academic record and must have completed 16 years of school education or have been accepted as eligible for enrollment at the targeted graduate schools. However, applicants must have completed their bachelor degrees no more than 4 years prior to the date of their arrival in Japan. (with age less than 26 years old in March 2011).

Specialization:
Applicants must major in any one of the science and technology disciplines. (Mathematics, Natural Science, Engineering, Bio-technology, Agricultural, and IT (Information Technology)
Note: This excludes medical science, pharmacology and dentistry

Japanese Language Proficiency:
Applicants must have adequate proficiency and knowledge in the Japanese language not only for studying at master’s level but also for understanding Japanese culture.

Health Conditions:
Applicants must be medically fit and must be strongly motivated to study in Japan.

Others:

* Applicants must be interested in and have the desire to contribute to the development of Indonesia and to promote friendship between Indonesia and Japan.
* Applicants must obtain a study visa and arrive in Japan by end of March 2011 to attend the award ceremony to be held at Panasonic Headquarters at the beginning of April 2011.
* Applicants who are receiving or will receive other scholarships including Japanese Government Scholarships are not eligible for the Panasonic Scholarship.
* Applicants who are already enrolled at graduate schools in Japan at the time of application are not eligible for the Panasonic Scholarship.

Number of students to be accepted
From all applicants, in preliminary stage (phase I) it will be only top 100 candidates enter to next stage. In phase II, there will be only 12 best candidates as finalist. In final stage, through interview, group discussion and other process, the 3 most qualified finalist will be selected to be Panasonic Scholarship Nominees.

Duration of Panasonic Scholarship
Panasonic Scholarship will be provided for three years from April 2011 to March 2014, which covers
Year One — Enrollment as research students in universities in Japan and Japanese-language training in Japanese-language institutes.
Year Two & Three — Register and complete master’s course in Japan. The entire period shall not exceed three years in any circumstances.
The entire period shall not exceed three years in any circumstances. The scholarship will be terminated if a scholarship recipient fails to gain admission to master course in Japan within one year after arrival in Japan (end March, 2011).

Contents of Panasonic Scholarship
Assistance Before Arrival in Japan
Including Application Fee and Entrance Fee Assistance for research student and Air Ticket to Japan will provide before leaving for Japan (details will be forwarded to nominated students later)
Scholarship After Arrival in Japan
The scholarship to be provided after arrival in Japan is described below. The duration of the scholarship is limited to the standard education periods as follows:a maximum of 1 year for a research student and 2 years for a master’s course at graduate school. However, the duration of the scholarship is to be shortened accordingly in case where the student’s course of study is less than the standard education period. *Panasonic highly recommends Panasonic Scholarship students (incl. nominated students) to be a research student for 1 (one) year in order for them to improve Japanese proficiency, to contact with Japanese culture and to set the basic direction of future research theme.

2.1 Research Student of Graduate School
*Basic Scholarship : ¥150,000 per month
*Tuition Assistance : Actual Amount (a maximum of ¥200,000 to be paid each half year)

2.2 Master’s Course of Graduate School
In the case where students are able to take master’s courses within one year after arrival in Japan, the scholarship to be paid is as set out below.
*Basic Scholarship : ¥180,000 per month
*Entrance Fee Assistance : Actual Amount (a maximum of ¥250,000 to be paid)
*Tuition Assistance : Actual Amount (a maximum of ¥250,000 to be paid per each half year)

For more information please visit:

http://www.panasonicscholarship.com/content/view/1/5/

selengkapnya......

Beasiswa PIRAC

Ketentuan Umum:
* Dikhususkan untuk Mahasiswa program Sarjana (S-1) yang memiliki prestasi akademik, duduk di semester 5 (lima) s.d. 9 (sembilan) dibuktikan dengan transkrip nilai.
* Aktif sebagai relawan/ volunteer di LSM/ organisasi yang bergerak di bidang pengembangan kegiatan sosial sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun.
* Tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga/ perorangan lain
* Berusia antara 18 s.d. 25 tahun
* Mengajukan surat permohonan kepada Panitia dengan menyertakan Daftar Riwayat Aktivitas lengkap.

Ketentuan Khusus:
* Menyertakan Daftar Riwayat Aktivitas, yang menggambarkan riwayat aktivitas sebagai relawan/mahasiswa,
* Mencantumkan nama Bank dan nomor rekening penerima beasiswa serta email,
* Melampirkan fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa dan atau Kartu Tanda Penduduk
* Pasfoto hitam putih 4 x 6 satu lembar
* Melampirkan keterangan/transkrip nilai akademik sampai dengan semester terakhir yang telah disahkan.
* Surat keterangan tidak sedang menerima beasiswa lain
* Surat keterangan telah menjadi relawan/volunteer sekurang-kurangnya selama 1 (satu) tahun dari lembaga sosial
* Melampirkan fotokopi akta notaris lembaga (dari 3 halaman pertama)
* Menulis Essai/Opini bertema "Kedermawanan Sosial di Indonesia". Tulisan Opini bebas dibuat pada kertas HVS A4, 5000 - 10.000 karakter dengan spasi 1,5.

Bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan dan berminat untuk mengikuti program beasiswa ini dapat mengirimkan permohonan kepada :

Panitia Beasiswa PIRAC
Jl. Mampang Prapatan XI No. 39
Jakarta Selatan 12790
Telp. (021) 791-90-752 / 794-2428
Fax: (021) 79190752.
Email: pirac@cbn.net.id

Permohonan beasiswa dapat disampaikan setiap awal semester. Keputusan akhir penerima beasiswa ditetapkan dan diumumkan Panitia melalui Buletin Galang, website http://www.pirac.or.id dan email pendaftar. Berkas pendaftar yang tidak diterima dapat dikembalikan bila disertai perangko secukupnya.

Program Beasiswa ini terselenggara atas dukungan dan sumbangan tidak mengikat dari berbagai pihak. Sumbangan dikumpulkan oleh panitia dengan mengumumkan program beasiswa ini di Buletin Galang dan media-media lain. Para donatur akan menerima Informasi dan laporan aktivitas melalui buletin GALANG atau melalui Web PIRAC

selengkapnya......

Beasiswa Djarum

Beasiswa & Pengembangan Karakter
Djarum menyadari, pendidikan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bangsa dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik.

Oleh sebab itu, sejak tahun 1984 melalui program Djarum Bakti Pendidikan, Djarum memberikan beasiswa kepada para mahasiswa-mahasiswi strata satu berprestasi tinggi dari berbagai Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta di seluruh Indonesia. Untuk semakin menegaskan komitmennya memajukan dunia pendidikan, mulai tahun ini Djarum Bakti Pendidikan telah berubah menjadi Djarum Beasiswa Plus. Hal ini sesuai dengan arah kegiatan CSR PT Djarum di bidang pendidikan yang akan fokus dan identik dengan pemberian beasiswa.

Para calon penerima Djarum Beasiswa Plus tersebut diseleksi secara ketat dan harus memenuhi persyaratan IQ dan EQ sehingga mereka memiliki kecerdasan emosional dalam proses meraih prestasi.


Selain mendapat bantuan biaya pendidikan, para penerima Djarum Beasiswa Plus (Beswan Djarum)juga menerima manfaat lain berupa program pengembangan karakter yang merupakan kelebihan dari Program Djarum Beasiswa Plus , yaitu dengan mengikuti seminar/lokakarya, pelatihan-pelatihan, leadership, motivasi, outbound, practical skills, maupun kewirausahaan (entrepreneur skill) dan lain-lain agar para Beswan Djarum bisa mandiri dan menjadi pemimpin arif.

Setiap setahun sekali, kecerdasan mereka diasah melalui Lomba Karya Tulis Beswan Djarum (LKT-BD) untuk mengasah kemampuan dan kualitas berpikir kreatif dan inovatif.

Seluruh Beswan Djarum juga berkesempatan untuk berkunjung ke pabrik PT Djarum di Kota Kudus sekaligus menghadiri malam pelantikan sebagai Beswan Djarum dalam satu perhelatan Silaturahmi Nasional

Pada tahun 2003 Ikatan Penerima Beasiswa Djarum (IPBSD) menjadi Ikatan BESWAN DJARUM, singkatan dari Ikatan BEASISWAWAN DJARUM. Sejak itu pula para penerima Djarum Beasiswa Plus disebut dengan Beswan Djarum.

Terus berkomitmen pada dunia pendidikan
Seiring dengan bertambahnya jumlah Beswan Djarum, diperlukan suatu wadah untuk menampung kegiatan bagi para mahasiswa penerima beasiswa Djarum. Wadah tersebut dinamakan Ikatan Penerima Beasiswa Djarum (IPBSD) yang pada tahun 2003 disempurnakan menjadi Ikatan BESWAN DJARUM, singkatan dari Ikatan BEASISWAWAN DJARUM. Sejak itu pula para penerima Djarum Beasiswa Plus disebut dengan Beswan Djarum.

Untuk mempertajam kepekaan sosial, Ikatan BESWAN DJARUM secara rutin melakukan berbagai kegiatan sosial dan diklat internal bagi para anggotanya. Mereka juga belajar untuk memiliki rasa berbagi dengan mengajar anak-anak yang tidak mampu di lingkungan masing-masing. Adanya Ikatan BESWAN DJARUM, manfaat yang diperoleh para Beswan Djarum tidak hanya terbatas pada nilai nominal yang diterima setiap bulan.

Melewati usia seperempat abad Program Djarum Beasiswa Plus berjalan, lebih dari 6300 mahasiswa-mahasiswi dari 70 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Indonesia telah menerima Djarum Beasiswa Plus.

Djarum akan terus konsisten dan berusaha menjaga komitmen demi tercapainya masa depan yang penuh cita-cita luhur. Sebuah semangat yang tak akan pernah berhenti untuk terus melahirkan generasi berprestasi.

Persyaratan menjadi penerima program Djarum Beasiswa Plus
UMUM :
Pria atau wanita.
Sedang menempuh Tingkat Pendidikan S1 (Strata 1).
Prestasi Akademik dengan IPK diatas 3.00, telah menyelesaikan 4 semester (kondisi keuangan keluarga menjadi salah satu pertimbangan).
Aktif mengikuti kegiatan-kegiatan organisasi di Kampus.
Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.

ADMINISTRASI :
Mahasiswa mengajukan surat permohonan beasiswa kepada perguruan tinggi melalui Direktur Administrasi Kemahasiswaan atau Pembantu Rektor III .
Fotocopy Kartu Hasil Studi Semester 4 (empat).
Fotocopy sertifikat kegiatan organisasi/surat keterangan aktif berorganisasi.
Surat keterangan dari kampus tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.
Fotocopy KTP.
Satu lembar foto ukuran 4 x 6 cm berwarna memakai jas almamater.

TES SELEKSI :
Mengikuti psikotes.
Wawancara.
Membuat tulisan singkat.

Program Djarum Beasiswa Plus
Djarum Beasiswa Plus diberikan selama 2 (dua) semester berurutan atau 1 (satu) tahun.
Besarnya dana Djarum Beasiswa Plus pada tahun ajaran 2010/2011 sebesar Rp. 600.000,-(enam ratus ribu rupiah) per bulan.
Menerima pelatihan soft skills seperti : outbound, leadership training, practical skills dan entrepreneurship.

Sumber resmi : http://www.djarumbeasiswaplus.com

selengkapnya......

Selasa, 14 Desember 2010

Kami menyediakan 2 paket pilihan yang dapat anda pilih sesuai keinginan anda, adapun rincian paket tersebut ialah :
PAKET A
1. Perorang Rp 550.000,-
2. Berziarah kesemua Makam
3. Mengunjungi 2 tempat wisata pilihan
4. Perjalanan dilakukan selama 6 hari
5. Dokumentasi
6. Dll
PAKET B
1. Perorang Rp. 750.000,-
2. Berziarah kesemua Makam
3. Mengunjungi 3 tempat Wisata
4. Perjalanan dilakukan selama 7 hari
5. Disediakan Penginapan
6. Dokumentasi
7. Dll

Tempat Pendaftaran :
Jl. Jamrud No. 17 Rt. 06 Kelurahan Pasar Pagi ( Belakang Mall Mesra Indah ), Samarinda, Kalimantan Timur
Jl. Siti Aisyah, Blok 16, Rt. 06, No. 42, Kelurahan Teluk Lerong, Samarinda, Kalimantan Timur
Contact Person :
• 085246979721
• 08134636531
Keramahan serta Ketulusan adalah motto utama kami

selengkapnya......